Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh
oke... udah lama gak up-date nih isi blog ya guys...
rasanya debunya udah numpuk banget....
langsung aja deh ya... kali ini gak ngisi tentang sastra dulu, cerpen, puisis, prosa dll... tapi mau ngisi tentang keindahan Kalimantan Selatan... yap... tempat dimana ane lahir dan besar.. sebenarnya buat tugas matkul juga si,,,
ya udah lah ya,, check it out :)
first... tentang SEJARAH KALIMANTAN SELATAN
Sejarah Provinsi Kalimantan Selatan
Kalimantan selatan adalah salah satu provinsi yang memiliki
banyak potensi yang dapat di manfaatkan untuk mendapatkan kebutuhan yang anda
inginkan. di sini banyak hal yang dapat anda lakukan dengan beragam tempat yang
indah dan bersejarah yang sangat penting untuk di aplikasikan. Tidak heran jika
saat ini banyak wisatawan yang datang untuk mendapatkan beragam akses yang
indah di sini. namun, sebagai daerah yang memiliki banyak potensi tentunya
banyak hal yang di lakukan. selain itu ada beberapa hal yang perlu anda ketahui
tentang dan sejarah provinsi kalimantan selatan. Kalimantan selatan adalah
salah satu tempat di mana berdirinya kerajaan Tanjung Puri di abad 5- 6 Masehi.
Kerajaan Tanjung Puri di sebut juga dengan Kerajaan Khuripan yang memiliki
percampuran suku dengan di ikuti berdirinya Kerajaan Negara Dipa oleh orang
jawa.
Dengan berdirnya kerjaan Negara Daha membuat kerajaan Negara Dipa hancur karena serangan yang dari Kerajaan Negara Daha dan pusat pemerintahan di pindahkan ke arah hilir. Selain itu juga akhirnya Kerajaan Negara Daha hancur dengan munculnya perebutan kekuasaan. Dengan tinggalnya para patih yang semuanya bernama Masih memberikan nama tempat tinggalnya sebagai Banjarmasin karena berasal dari kata Bandarmasih. Dengan adanya kondisi ini, kemudian di bangunlah kerajaan Banjarmasih sebagai kerajaan maritim pada abad 18. Namun, ketika para kolonial belanda datang ke tanah Kalimantan Selatan membuat perubahan dan kehancuran dari kerajaan ini pada tahun 1612.
Namun, pada abad 19 kolonial inggris datang dan menduduki kekuasaannya dengan mengusir belanda dengan menempatkan residen Alexander Hare di Banjarmasih. Namun, dengan adanya perpindahan kekuasaan yang di lakukan oleh inggris tidak bertahan lama. Belanda akhrnya kembali menguasai Banjarmasih. Namun, dengan kondisi yang terus terpuruk membuat banyak penduduk asli Kalimantan Selatan yang kemudia melawan Belanda. Peristiwa ini terjadi dengan perjuangan yang di lakukan Pangeran Antasari dan Sultan Muhammad Seman.
Kedua pemimpin ini bersama beberapa penduduk lainnya kemudian gugur sehingga Belanda kembali berkuasa di sini. dengan adanya kekuasaan ini kemudian Kalimantan Selatan di bagi menjadi dua afdeling atau daerah seperti Banjarmasin dan Hulu sungai. Di tempat ini pula di bentuknya Gouverment Borneo sebagai ibukota Banjarmasin oleh dr. Haga sebagai subernur pertama. Namun, kekuasaan yang di miliki oleh belanda akhirnya berganti dengan pendudukan dari Jepang. Dengan kondisi ini terjadilah beberapa kondisi yang tentunya membuat banyak pehlawan untuk memerangi mereka.
Tahun 1945 dengan Indonesia merdeka, membuat Kalimantan Selatan di jadikan sebagai provinsi dengan gubernur Ir. Pangeran Muhammad Noor. Tahun 1949 kemudian di lakukan beberapa perjanjian seperti Linggarjati yang menyebabkan malah Kalimantan Selatan terpisah dengan Indonesia. Namun dengan adanya NKRI membuat Kalimantan Selatan kembali pada tahun 1959.
Dengan berdirnya kerjaan Negara Daha membuat kerajaan Negara Dipa hancur karena serangan yang dari Kerajaan Negara Daha dan pusat pemerintahan di pindahkan ke arah hilir. Selain itu juga akhirnya Kerajaan Negara Daha hancur dengan munculnya perebutan kekuasaan. Dengan tinggalnya para patih yang semuanya bernama Masih memberikan nama tempat tinggalnya sebagai Banjarmasin karena berasal dari kata Bandarmasih. Dengan adanya kondisi ini, kemudian di bangunlah kerajaan Banjarmasih sebagai kerajaan maritim pada abad 18. Namun, ketika para kolonial belanda datang ke tanah Kalimantan Selatan membuat perubahan dan kehancuran dari kerajaan ini pada tahun 1612.
Namun, pada abad 19 kolonial inggris datang dan menduduki kekuasaannya dengan mengusir belanda dengan menempatkan residen Alexander Hare di Banjarmasih. Namun, dengan adanya perpindahan kekuasaan yang di lakukan oleh inggris tidak bertahan lama. Belanda akhrnya kembali menguasai Banjarmasih. Namun, dengan kondisi yang terus terpuruk membuat banyak penduduk asli Kalimantan Selatan yang kemudia melawan Belanda. Peristiwa ini terjadi dengan perjuangan yang di lakukan Pangeran Antasari dan Sultan Muhammad Seman.
Kedua pemimpin ini bersama beberapa penduduk lainnya kemudian gugur sehingga Belanda kembali berkuasa di sini. dengan adanya kekuasaan ini kemudian Kalimantan Selatan di bagi menjadi dua afdeling atau daerah seperti Banjarmasin dan Hulu sungai. Di tempat ini pula di bentuknya Gouverment Borneo sebagai ibukota Banjarmasin oleh dr. Haga sebagai subernur pertama. Namun, kekuasaan yang di miliki oleh belanda akhirnya berganti dengan pendudukan dari Jepang. Dengan kondisi ini terjadilah beberapa kondisi yang tentunya membuat banyak pehlawan untuk memerangi mereka.
Tahun 1945 dengan Indonesia merdeka, membuat Kalimantan Selatan di jadikan sebagai provinsi dengan gubernur Ir. Pangeran Muhammad Noor. Tahun 1949 kemudian di lakukan beberapa perjanjian seperti Linggarjati yang menyebabkan malah Kalimantan Selatan terpisah dengan Indonesia. Namun dengan adanya NKRI membuat Kalimantan Selatan kembali pada tahun 1959.
sumber : http://www.sejarawan.com/118-sejarah-provinsi-kalimantan-selatan.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar